Indeks
Daerah  

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Nataru, Pemkab Sikka Gelar Pasar Murah

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20251209 094804
Kegiatan pangan murah di kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sikka. | (Foto; Nivan Gomez)

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras di Bulog mencukupi hingga tahun depan,” pungkasnya, menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat Sikka.

Warga berbondong-bondong menyerbu komoditas pokok yang dijual dengan harga jauh di bawah pasaran.

Salah satu warga, Herman dari Nangahure, Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok, mengungkapkan perbedaan harga yang signifikan antara pasar murah dan pasar konvensional.

“Di pasar harga telur Rp60.000, di pangan murah Rp56.000. Di Nangahure harga beras SPHP 5 kg itu Rp70.000, kalau di pangan murah Rp60.000,” jelasnya.

Dia juga mengatakan beras SPHP yang dibeli adalah beras medium yang cukup bersih. Menurutnya ia tidak perlu tapis sebelum masak.

“Beras ini bersih, jadi tingkal angkat lalu masak, jadi enaknya di situ,” tutup Herman.

Herman berharap, kegiatan pangan murah terus digelar untuk membantu masyarakat dengan ekonomi rendah. ***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version