Serta Kasus Dana Desa Usapinonot. Dugaan korupsi di Kecamatan Insana Barat yang telah bergulir lebih dari satu tahun tanpa kejelasan progres.
“Kami menduga ada upaya konspirasi antara Kejari TTU dan KPU TTU sehingga kasus ini tidak jelas progresnya. Seharusnya penanganan kasus ini disampaikan secara terbuka karena menyangkut uang rakyat,” ujar Marko dalam orasinya.
Pihak mahasiswa menyayangkan sikap Kejari TTU yang dinilai tidak transparan dan cenderung menutup-nutupi perkembangan kasus kepada publik.
Meski telah berulang kali melakukan audiensi dan aksi serupa, para aktivis merasa aspirasi mereka tidak mendapat respons memadai dari pihak Kejaksaan.
“Kami sudah sering mengingatkan, tetapi tidak digubris. Karena itu, hari ini kami mendesak agar Kajari TTU segera dicopot dan digantikan oleh pejabat yang memiliki integritas serta komitmen nyata dalam memberantas korupsi,” tegas Marko.
Aksi massa yang berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat keamanan ini berakhir dengan penegasan bahwa mahasiswa akan terus mengawal kasus-kasus tersebut hingga ada tindakan nyata dari Kejaksaan Agung maupun Kejati NTT.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
