NTT-Post.com, JAKARTA – Kontroversi dugaan pengrusakan fasilitas SD Negeri Wolomoni di Desa Niawula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, terus menuai sorotan tajam.
Di tengah polemik rencana pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tersebut, kritik keras kini datang dari Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (FP-NTT) Nasional.
Ketua Satgas FP-NTT Nasional, Paskalis Towari, mengecam keras dugaan kerusakan fasilitas sekolah yang terjadi pada Jumat (5/6/2026) lalu.
Ia menegaskan bahwa sekolah merupakan ruang penting bagi pembentukan generasi muda yang harus dilindungi dari segala bentuk tindakan destruktif, apa pun alasannya.
“Kami selalu mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, dukungan tersebut tidak berarti membenarkan tindakan yang merugikan masyarakat, terlebih jika menyangkut fasilitas pendidikan yang digunakan anak-anak untuk belajar,” tegas Paskalis dalam keterangan tertulisnya.
Pernyataan keras ini muncul di tengah gelombang penolakan dari warga, guru, orang tua murid, hingga tokoh adat di Desa Niowula.
Masyarakat setempat mempertanyakan keputusan sepihak yang menggunakan area lingkungan SDN Wolomoni sebagai lokasi pembangunan proyek KDKMP tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
