Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa setempat. Sekretaris Desa (Sekdes) Kojadoi Hamusehe, menyatakan dukungan penuhnya terhadap program pemberdayaan ini.
“Kegiatan ini sangat bagus dan kami dari pemerintah desa sangat mendukung. Harapan kami ke depan, pendampingan seperti ini bisa terus berlanjut karena antusiasme peserta sangat luar biasa,” ungkap Hamusehe.
Rasa syukur dan optimisme juga diungkapkan oleh salah satu peserta, Ibu Juwaeni. Ia merasa pelatihan ini membuka peluang baru yang selama ini tidak terpikirkan oleh para penenun.
“Kami berterima kasih dan senang sekali dengan kegiatan ini. Selama ini kami hanya menenun kain sarung saja. Lewat pelatihan ini, kami sekarang tahu cara memanfaatkan kain perca menjadi produk berguna yang bisa dijual kembali,” tuturnya dengan semangat.
Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM di Desa Kojadoi diharapkan dapat memperluas wawasan kewirausahaan, meningkatkan kemampuan inovasi, serta menghasilkan produk kreatif yang kompetitif.
Rumah BUMN Ende menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan UMKM di wilayah Kabupaten Sikka.
Melalui rangkaian program pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan sektor UMKM lokal dapat benar-benar naik kelas dan tumbuh menjadi pilar ekonomi yang mandiri.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
