Indeks
Daerah  

Kades Reroroja Diduga Gadai Mobil Operasional BUMDes Hingga Nyaris Ditarik Perusahaan Pembiayaan

Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, pengajuan pembiayaan tercatat atas nama Florida Yosefina Ndena, yang saat ini menjabat Kepala Desa Reroroja. 

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
InShot 20260810 103205803
Kades Reroroja Diduga Gadai Mobil Operasional BUMDes Hingga Nyaris Ditarik Perusahaan Pembiayaan. | (Foto: Dok istimewa)

“Selama saya pegang itu, tetap berjalan untuk BUMDes, bukan untuk siapa-siapa,” katanya saat ditemui media ini di rumahnya di Desa Reroroja, Sabtu (8/8/2026) sore.

Marton menjelaskan, kendaraan dibeli secara tunai sekitar tahun 2020 saat ia bersama Kepala Desa Reroroja saat itu, Bernard Kelan, membelinya di dealer Suzuki Maumere.

Ia memperkirakan nilai pembelian mobil berada di kisaran Rp100 juta lebih, meski tidak mengingat secara pasti angkanya.

“Kalau besaran pembelian saya juga kurang ingat. Dokumen pembelian ada di mantan sekretaris atau bendahara BUMDes,” ujarnya.

Marton mengungkapkan, mobil berpindah tangan dari dirinya setelah diambil tanpa sepengetahuannya di jalan, saat kendaraan sedang dipinjam-pakai oleh Penjabat Kepala Desa saat itu, Gonde.

Adapun BPKB kendaraan diambil oleh Sekretaris Desa Reroroja, Marselinus Ndapo, langsung dari rumahnya dengan alasan untuk keperluan balik nama.

“Sekdes yang datang ambil di sini. Karena mereka bilang mau balik nama segala macam, saya biarkan,” katanya.

Marton menegaskan tidak pernah mengetahui maupun menyetujui adanya transaksi jual beli, pengalihan kepemilikan, atau penggadaian kendaraan tersebut ke perusahaan pembiayaan.

“Saya tidak tahu-menahu tentang ada gadai-menggadai mereka, jual beli, gadai, saya tidak tahu,” tegasnya, seraya mempertanyakan keabsahan dokumen jual beli yang diduga digunakan dalam pengajuan kredit termasuk siapa yang menandatangani dan kapan transaksi itu dilakukan.

Direktur BUMDes Saat Ini Mengaku Belum Tahu

Direktur BUMDes Reroroja saat ini, Darwati, yang dikonfirmasi Kamis (6/8/2026), mengaku belum mengetahui secara pasti kronologi penarikan mobil oleh pihak Sinar Mas Multifinance.

“Saya dengar begitu (kendaraan ditarik) oleh Sinar Mas. Saya juga belum cek benar bagaimana kejadiannya sehingga kendaraan bisa ditarik,” kata Darwati, yang baru dilantik sebagai Direktur BUMDes pada tahun lalu.

Ia mengaku tidak mengetahui secara rinci proses pengadaan maupun administrasi kendaraan, termasuk kemungkinan BPKB dijadikan jaminan pembiayaan. Menurutnya, kepengurusan BUMDes saat ini menerima sejumlah aset usaha dalam kondisi tidak optimal.

“Kami ini pengurus BUMDes baru, terima aset usaha yang sudah rusak. Mesin fotokopi rusak, tenda rusak, usaha air galon juga rusak, ada juga kursi yang disewakan,” ujarnya.

Hingga kini media ini masih berupaya menghubungi Kades Reroroja untuk mendapatkan konfirmasi.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version