Indeks
Daerah  

​Kritik Pengelolaan Monumen Tsunami, AkuSikka: Pemkab Sikka Tak Percaya UMKM Lokal, Semua ke Pihak Ketiga

"Konsep dan rancangan sebenarnya sudah dibuat oleh pihak kelurahan bersama UMKM dan sudah dipresentasikan ke Pemda. Namun, mengapa justru pengelolaannya diserahkan ke pihak ketiga? Ini bentuk ketidakpercayaan kepada masyarakat sendiri," ujar Seirly kepada media, Rabu (13/5/2026).

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20210528 WA0000.jpg
Ketua Asosiasi Pelaku Usaha Kecil Menengah dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Sikka (AkuSikka), Seirly Irawati. | (Foto: Dok istimewa)

Lebih lanjut, Sherly menekankan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) seharusnya disertai maksimalisasi tim internal Pemda.

Dengan pengelolaan mandiri, hasil yang diterima bisa digunakan sepenuhnya untuk menutupi gaji atau honor pegawai, bukan justru dibagi dengan pihak swasta.

Bagi para pelaku UMKM, pola kerja sama investasi jangka panjang seperti yang dilakukan pada Monumen Tsunami dianggap tidak efektif dan justru mengancam keberlangsungan usaha lokal dalam jangka panjang.

“Cara-cara seperti ini tidak efektif. Terjadi penumpukan tenaga kerja di pemerintahan, namun tetap menggunakan jasa orang lain. Usaha lama-lama bisa gulung tikar,” tambahnya.

Selain masalah investasi, Sherly juga menyoroti minimnya ruang bagi UMKM yang disiapkan pemerintah secara berkelanjutan.

Sejauh ini lanjut Sherly, pusat UMKM yang ada hanyalah Car Free Night (CFN) yang digelar setiap Sabtu malam, namun pelaksanaannya dinilai belum profesional.

“Pemda secara struktural tidak ada kepercayaan terhadap kelurahan maupun UMKM untuk pengelolaan lokasi. Pusat UMKM yang kontinu belum disiapkan. CFN yang ada saja tempatnya dipindah-pindah dan pengelolaan keuangannya tidak transparan,” ungkap Sherly.

Ia memperingatkan bahwa ketidakterbukaan dalam pengelolaan keuangan di lapangan berpotensi menimbulkan kebocoran PAD.

“Alih-alih yang disalahkan nanti UMKM-nya yang dianggap kurang setor, padahal sistemnya yang bermasalah,” pungkasnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version