Daniel Sakof Turot, Ketua PMKRI Ende, mengatakan mereka juga akan meneruskan aspirasi ini kepada Kapolri bahwa tindakan kejahatan yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut telah merusak citra polisi sendiri, dimana karena perbuatanya telah meresahkan banyak warga di Nagekeo yang selama ini tak mampu untuk menyuarakan.
“Oknum polisi Serfolus Tegu ini diduga telah melakukan berbagai tindakan kejahatan seperti tewasnya pelayan kafe di Nagekeo, lalu telah menghamili pelayan kafe, kemudian mafia di Waduk Lambo, serta BBM ilegal di waduk yang merupakan proyek strategis nasional. Kami minta Kesbangpol mengecek geng ‘Kaisar Hitam’ yang dibekingi anggota Polres. Kami minta Mabes Polri harus turun ke Nagekeo mengusut tuntas kasus tersebut serta masih banyak lagi yang meresahkan warga,” katanya.
Selain di Polres, mahasiswa ini juga melakukan orasi dan menyampaikan seruan mereka di DPRD Nagekeo.
Mahasiswa juga menunjukan sejumlah bukti keterlibatan serta tindakan kejahatan oknum polisi kepada anggota DPRD.
Mereka mendesak lewat anggota DPRD agar pihak Mabes Polri turun tangan memeriksa oknum polisi yang dimaksud agar citra polisi menjadi baik.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
