Indeks
Daerah  

Penutupan Pasar PNPM, Ansar Rera: “Tidak Boleh Ditutup. Pemerintah Kaji Ulang Keputusan”

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20251211 121412
Mantan Bupati Sikka periode 2013-2018, Yoseph Ansar Rera saat ditemui di kediamannya, Kamis, 11 Desember 2025. | (Foto: Nivan Gomez)

“Tutup? Memang tidak boleh ditutup. Kebijakan saya dulu itu bukan asal, tapi memang untuk aktivitas mereka. Dalam kegiatan aktivitas pasar dan sebagainya itu mengalami perkembangan, itu wajar. Tinggal diatur,” tegas Ansar Rera

NTT-Post.com, SIKKA – Polemik penutupan Pasar PNPM Mandiri Wuring yang menjadi dampak dari persoalan pasar yang dikelola CV. Bengkunis Jaya dan pemerintah Kabupaten Sikka semakin memanas.

Mantan Bupati Sikka periode 2013-2018, Yoseph Ansar Rera, yang pada tahun 2014 meresmikan pasar tersebut, angkat bicara.

Ia menegaskan bahwa kebijakan penutupan itu keliru dan mendesak pemerintah daerah saat ini untuk segera meninjau kembali keputusan tersebut.

Menurutnya pasar PNPM Wuring dikenal sebagai Pasar Senja, yang beroperasi dari sore hingga malam hari dan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat kelas bawah, serta sumber utama ikan segar bagi konsumen umum.

Keputusan yang Keliru dan Merugikan Rakyat

Yoseph Ansar Rera mengatakan pendirian pasar itu pada dasarnya adalah inisiatif rakyat untuk mengembangkan aktivitas pasar yang semula semrawut di pinggir jalan.

“Tutup? Memang tidak boleh ditutup. Kebijakan saya dulu itu bukan asal, tapi memang untuk aktivitas mereka. Dalam kegiatan aktivitas pasar dan sebagainya itu mengalami perkembangan, itu wajar. Tinggal diatur,” tegas Ansar Rera saat ditemui di kediamannya, Kamis, 11 Desember 2025.

Aktifkan jual beli di pasar Wuring Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. | (Foto: Nivan Gomez)

Ia menyoroti bahwa pasar PNPM tidak hanya menopang kebutuhan harian para pedagang, tetapi juga memberikan akses mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan ikan segar di waktu sore.

“Pasar Senja ini masyarakat senang. Waktu awal, mereka sendiri tanggung listrik, segala macam. Saya sampai, ‘Ih, bagus sekali ini karena memang aktivitas kamu sendiri.’ Saya tinggal meresmikan saja,” kenangnya.

Fokus pada Kepentingan Umum, Bukan Konflik Hukum

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version