Menurut Charles, penetapan KLB baru dilakukan jika kasus penyakit baru muncul, terjadi peningkatan signifikan, atau menimbulkan kematian, sesuai Permenkes No. 15 Tahun 2010.
Charles Wutun kembali menegaskan bahwa langkah paling efektif untuk menekan penyebaran DBD adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin.
“PSN harus jalan. Itu lebih efektif daripada fogging. Musnahkan tempat perkembangbiakan nyamuk,” tegasnya.
Dinas Kesehatan Lembata saat ini memantau kasus melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) dan telah mempersiapkan vaksin DBD, sembari menunggu instruksi resmi penggunaan dari Kementerian Kesehatan.
Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melakukan PSN agar penyebaran DBD dapat ditekan sebelum memasuki puncak musim hujan di wilayah NTT.
“Masyarakat harus menjaga kebersihan secara menyeluruh apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” pungkasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
