Indeks

Uskup Maumere Resmikan Gereja Stasi St. Stefanus – Rotat: Ini Gereja Bergaya Eropa di Kampung Kecil

​"Saya tadi datang dan melihat, langsung berucap: 'Luar biasa gereja ini'. Ini menunjukkan gaya mondial, gaya dunia universal di kampung kecil yang sederhana," ungkap Uskup. 

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260214 114653
Foto bersama, Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu bersama 14 imam konselebran dan umat Stasi St. Stefanus-Rotat saat misa syukur pemberkatan Gereja Stasi St. Stefanus. | (Foto: Nivan Gomez)

NTT-Post.com, SIKKA – Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu, secara resmi memberkati dan meresmikan Gereja Stasi St. Stefanus Rotat dalam perayaan misa syukur yang meriah, pada Sabtu, (14/2/2026).

Dalam misa syukur itu, Uskup Maumere didampingi 14 imam konselebran dan dihadiri umat Stasi St. Stefanus Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka dan tamu undangan.

Saat sambutan, Uskup Ewaldus mengaku kagum dengan kemegahan bangunan yang disebutnya bergaya Eropa tersebut.

Menurutnya, keberadaan gereja dengan arsitektur mondial di kampung kecil merupakan pencapaian luar biasa yang lahir dari ketulusan.

​”Saya tadi datang dan melihat, langsung berucap: ‘Luar biasa gereja ini’. Ini menunjukkan gaya mondial, gaya dunia universal di kampung kecil yang sederhana,” ungkap Uskup.

Klose Gereja Stasi St. Stefanus Rotat. (Foto: Nivan Gomez)

Uskup Maumere juga mengapresiasi kerja keras umat Stasi Rotat yang membangun fisik gereja dari keterbatasan dan jerih payah.

“Kesetiaan umat di sini jauh lebih mahal dari sekadar kemegahan gereja ini. Gereja ini adalah bukti nyata dari ketulusan umat yang memberi dari kekurangan mereka,” ungkapnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version