Indeks
Daerah  

Cipayung Plus Kritik Gaya Kepemimpinan Bupati Sikka: Hanya Fokus Konten dan Pencitraan

"Kita melihat bahwasanya Bupati sekarang hanya urus janji-janji, hanya mengupload video-video yang tidak ada kena di masyarakat. Bupati hanya terputar kepada konten-konten saja," tegas Andi Ashar saat memberikan keterangan kepada awak media.

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260402 070226 849
Gabungan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kabupaten Sikka menggelar aksi unjuk rasa untuk mengevaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Rabu (1/4/2026). | (Foto: Nivan Gomez)

“Beberapa konten hanya sebatas menaikkan kredibilitas saja. Tidak ada pengaruh yang jelas untuk kepentingan masyarakat. Itu hanya pencitraan saja,” lanjutnya.

Pihak HMI Sikka menegaskan bahwa masyarakat saat ini membutuhkan pemimpin yang mampu mengeksekusi program sesuai dengan harapan yang pernah dijanjikan saat masa kampanye, bukan sekadar pemimpin yang lihai dalam mengolah narasi di media sosial.

Kritik ini merupakan bagian dari pengawalan HMI terhadap jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Sikka.

Mereka berharap Bupati dan Wakil Bupati kembali fokus pada substansi pembangunan dan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat daripada terjebak dalam politik pencitraan yang dinilai kosong secara dampak.

“Saya minta Bupati dan Wakil harus fokus realisasi janji politik, jangan urus konten-konten saja. Pencitraan itu,” jelasnya.

Dalam aksi tersebut, Cipayung Plus membakar ban dan menerobos masuk kantor Bupati dan menyegel kantor Bupati Sikka. Hal ini disebabkan ketidakhadiran kedua pimpinan daerah tersebut di kantor bupati Sikka.

Usai menyegel kantor Bupati Sikka, massa aksi sempat mendatangi Rumah Jabatan (Rujab) Bupati untuk mengundang orang nomor satu di Sikka tersebut berdialog secara terbuka, namun upaya tersebut nihil karena Bupati sedang berada di luar daerah.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version