NTT-Post.com, SIKKA — Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, angkat bicara terkait tudingan miring yang menyebut dirinya sengaja melarikan diri lewat pintu belakang Gedung DPRD Sikka untuk menghindari amukan massa pedagang Pasar Alok Maumere, Kamis (11/6/2026).
Juventus membantah tuduhan tersebut dan berdalih bahwa kepergiannya yang terburu-buru dari gedung legislatif murni karena ada agenda kedinasan lain yang tidak kalah krusial bagi masyarakat Sikka.
Menurut Juventus, ia tidak berniat menghindari masyarakat ataupun melarikan diri dari tanggung jawab.
Langkahnya meninggalkan gedung DPRD sesaat setelah rapat paripurna selesai disebutnya sebagai bagian dari pembagian tugas bersama Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi.
“Saya tidak melarikan diri, tetapi karena sudah ada agenda yang sangat penting hari ini. Kegiatan hari ini kita sudah tunda beberapa kali, kita agendakan untuk penyerahan BPJS Ketenagakerjaan terhadap seluruh pekerja ekosistem desa/kelurahan sebanyak 12.900 orang,” tegas Juventus memberikan klarifikasi.
Ia menambahkan bahwa agenda jaminan sosial tersebut bersifat sangat penting dan tidak bisa ditinggalkan lagi. Sebelum meninggalkan lokasi, ia mengklaim telah berkomunikasi dengan unsur pimpinan DPRD dan pasangannya di eksekutif.
“Jadi memang kami bagi tugas, dan saya sudah omong ke Pak Wakil Bupati dan Pak Ketua DPRD bahwa saya sudah ditunggu di sini. Kita bagi tugas sehingga semuanya berjalan dengan baik, toh semuanya juga untuk seluruh masyarakat yang kita cintai,” lanjutnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
