“Capaian program kerja pada Dinas Perhubungan dinilai tidak berjalan maksimal selama masa kepemimpinannya,” tambahnya.
Selain masalah internal kedisiplinan, Bupati Yosep membeberkan adanya persoalan serius terkait janji program pengadaan 1.000 tiang listrik yang tidak terealisasi. Program tersebut diduga menjadi pemicu kerugian finansial bagi sejumlah pihak.
“Ada semacam orang menjanjikan program, tapi tahu-tahunya itu zonk. Uang itu hilang dan merugikan banyak orang. Ini yang menjadi tuntutan kita untuk segera diselesaikan,” ungkap Bupati Yosep.
Peringatan bagi Pimpinan OPD Lain
Langkah berani ini diharapkan menjadi “shock therapy” bagi seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab TTU. Bupati menginstruksikan agar seluruh pejabat bekerja sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.
“Kepada semua kepala dinas, bekerja sesuai SOP yang ada. Jangan kepala dinas yang menjadi pelopor bagi yang lain untuk bekerja tidak sesuai aturan,” tegasnya.
Bupati Yosep berharap momentum ini dapat meningkatkan kembali integritas dan profesionalitas aparatur sipil negara di TTU dalam menjalankan fungsinya sebagai pelayan masyarakat.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
