Minta Kasus Penembakan Dokter Hewan Diusut Tuntas
Selain isu bencana, PMKRI Maumere menyoroti kasus penembakan yang menewaskan seorang dokter hewan asal Kabupaten Sikka.
Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Maumere, Melki Bata, menyebutkan bahwa transparansi bencana dan keadilan hukum memiliki benang merah yang sama, yaitu kehadiran negara untuk rakyatnya.
“Ketika rakyat dilanda bencana, negara wajib hadir menyalurkan bantuan. Ketika warga negara menjadi korban penembakan, negara juga wajib hadir memastikan keadilan dan proses hukum berjalan,” tegas Melki.
Melki meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas motif, kronologi, hingga pihak-pihak yang bertanggung jawab atas tewasnya korban secara profesional dan objektif.
“Kami tidak dalam posisi menghakimi atau mendahului lembaga peradilan. Namun sebagai bagian dari masyarakat sipil, PMKRI memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal kasus ini agar tidak menggantung tanpa kepastian,” tambahnya.
Melalui aksi ini, PMKRI Cabang Maumere juga mendorong DPRD Kabupaten Sikka agar memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap penyaluran anggaran dan logistik bencana.
PMKRI memastikan bakal terus mengawal kedua isu ini melalui pelbagai jalur advokasi, dialog, hingga aksi damai lanjutan demi memastikan hak-hak masyarakat dan keadilan hukum terpenuhi.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
