Indeks
Daerah  

RDP Mutasi Sekda, Ketua DPRD Sikka Peringatkan Pemkab: Jangan Posisikan Bupati Sebagai Raja Kecil

"Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, itu artinya tidak mutlak. Saya khawatir pernyataan yang disampaikan oleh Pak Kaban itu bisa memosisikan Bupati sebagai 'raja kecil' di daerah ini," tegas Stefanus di hadapan jajaran Pemkab Sikka.

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260801 193453
RDP Mutasi Sekda, Ketua DPRD Sikka Peringatkan Pemkab: Jangan Posisikan Bupati Sebagai Raja Kecil. | (Foto: SC YT TribunFlores)

NTT-Post.com, SIKKA — Kebijakan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago memutasi mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Sikka, Adrianus Firimus Parera, menjadi Staf Ahli Bupati terus memicu gelombang kritikan. Kali ini, kritik keras dilayangkan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Stefanus Sumandi.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Sikka, beberapa waktu lalu, Stefanus secara gamblang menyentil retorika Kepala BKPSDMD yang berkali-kali menyebut bahwa Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bupati yang memiliki kewenangan mutlak.

Diketahui Kepala BKPSDMD Mayella da Cunha dalam RDP itu menegaskan sepenuhnya keputusan mutasi ASN di Kabupaten Sikka adalah kewenangan mutlak Bupati Sikka sebagai PPK.

Menanggapi itu, Stefanus menyoroti bahayanya pemaknaan kewenangan mutlak dalam sistem pemerintahan daerah.

Menurutnya, keputusan birokrasi tidak boleh diambil hanya berdasarkan kekuasaan kaku tanpa mempertimbangkan etika dan aspirasi publik.

“Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, itu artinya tidak mutlak. Saya khawatir pernyataan yang disampaikan oleh Pak Kaban itu bisa memosisikan Bupati sebagai ‘raja kecil’ di daerah ini,” tegas Stefanus di hadapan jajaran Pemkab Sikka.

Ia menambahkan, Republik Indonesia menganut sistem demokrasi di mana kewenangan pejabat dibatasi regulasi guna mencegah tindakan sewenang-wenang.

“Jangan nanti kalau satu orang duduk, kerena berpikir dia berkuasa, dia katakan, ‘Saya tidak suka ini orang, segera dimutasikan.’ Apa yang dikatakan oleh Bapak Ibu terdahulu, bukan tidak mungkin satu waktu akan terjadi pada Pak Kaban, atau pada semua ASN di daerah ini,” sentilnya.

Langkah Pemerintah Kabupaten Sikka melakukan evaluasi hingga rotasi pada jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Sikka menuai beragam tanggapan. | (Foto: Dok istimewa)

Ketua DPRD Sikka ini juga menyebut alasan mutasi Sekda Sikka sangat janggal karena indikator kinerjanya tergolong baik dan tidak ada pelanggaran berat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version