Titik terang perkembangan operasi muncul pada pukul 12.20 WITA setelah Tim SAR menerima kabar dari pihak keluarga bahwa korban terdampar di Pulau Pura. Tim Rescue langsung berlayar menuju lokasi untuk memastikan informasi tersebut.
“Tiba di Pulau Pura pukul 13.00 WITA, tim berkoordinasi dengan warga setempat dan mempastikan korban berada di sana setelah terdampar akibat terseret arus laut yang kuat.
Korban ditemukan selamat pada koordinat 08°28’23.57″ S – 124°17’35.18″ E, atau sekitar 8,69 nautical miles dari lokasi awal,” jelas Fatur.
Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan rubber boat menuju Pantai Desa Kaleb, Kelurahan Tamelabang, Kecamatan Pantar Timur.
Setibanya di pantai sekitar pukul 13.20 WITA, Boy Sing langsung diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga dalam kondisi sehat.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, di antaranya 5 personel Pos SAR Alor, 3 personel BPBD Kabupaten Alor, Pos TNI AL Alor, Satpolairud Polres Alor, KSOP Alor, aparat Desa Kaleb, serta nelayan lokal.
Dengan diserahkannya korban kepada keluarga, Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur potensi SAR dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
”Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh unsur SAR Gabungan serta masyarakat yang bersinergi cepat dalam operasi kemanusiaan ini,” tutup Fatur Rahman***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
