Indeks

Keputusan Kontroversial Wasit di Laga Semifinal Persami Maumere VS BMP Flotim Buat Citra Tuan Rumah Buruk

"Peninjauan ulang atau 'review' video gol secara mendadak di tengah laga tidak pernah disepakati dalam TechnicalMeeting (TM) sebelum turnamen. Keputusan yang diambil lima menit setelah permainan berlanjut ini dinilai cacatprosedur dan sangat merugikan," tegas salah satu staf official BMP Flores Timur saat melayangkan protes di area teknik. 

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
InShot 20260812 182507974
Keputusan Kontroversial Wasit di Laga Semifinal Persami Maumere VS BMP Flotim Buat Citra Tuan Rumah Buruk. | (Foto: Nivan Gomez)

Merasa dirugikan oleh keputusan yang dianggap tidak adil, para pemain BMP Flores Timur memilih melakukan aksi walk out dari dalam lapangan menuju area bench pemain. Protes keras melayang dari tim pelatih yang menyebutkeputusan wasit mencederai nilai-nilai fair play.

Meski pertandingan akhirnya dipaksa untuk dilanjutkan oleh perangkat pertandingan, para pemain BMP FloresTimur memilih tidak memberikan perlawanan lagi.

Secara bergantian, pemain BMP dengan sengaja membiarkan bola dan memberikannya begitu saja kepada pemain Persami Maumere.

Alhasil, Persami menambah dua gol mudah tanpa kawalan hingga skor berubah menjadi 3-0.

Sisa waktu babak kedua hingga 10 menit masa perpanjangan waktu (injury time) diwarnai pemandangan tak biasa.

Para pemain BMP Flores Timur memilih duduk diam di tengah lapangan sebagai bentuk demonstrasi atas ketidakadilan yang mereka rasakan.

Sementara itu, pemain Persami hanya mengalirkan bola di area pertahanan sendiri hingga peluit panjang dibunyikan. Persami dinyatakan menang 3-0 dan melenggang ke babakfinal.

Citra Tuan Rumah Terancam Hancur dan Dibanjiri Kritik Publik

Kontroversi kepemimpinan wasit ini berdampak langsung pada reputasi Persami Maumere dan panitia penyelenggara sebagai tuan rumah.

Di media sosial dan siaran langsung (live streaming) Leadikom Sikka, ribuan warganet membanjiri kolom komentar dengan komentar miring, menuding adanya skenario tidak jujur untuk memenangkan tim tuan rumah.

Sorotan kini tertuju pada panitia penyelenggara Sertin Cup 2026 dan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sikka.

Insiden ini juga perna terjadi dilaga penyisihan grub A antara Persami Maumere vs Bintang Timur Atambua yang berakhir dengan keputusan wasit kontroversial, menyebabkan Bintang Timur Atambua memilih walkout (WO) dan kemenangan diberikan kepada Persami

Kejadian berulang yang melibatkan tim tuan rumah ini dinilai mencederai semangat sportivitas dan merusak citra sepak bola Nusa Tenggara Timur di mata publik nasional.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version