Merasa dirugikan oleh keputusan yang dianggap tidak adil, para pemain BMP Flores Timur memilih melakukan aksi walk out dari dalam lapangan menuju area bench pemain. Protes keras melayang dari tim pelatih yang menyebutkeputusan wasit mencederai nilai-nilai fair play.
Meski pertandingan akhirnya dipaksa untuk dilanjutkan oleh perangkat pertandingan, para pemain BMP FloresTimur memilih tidak memberikan perlawanan lagi.
Secara bergantian, pemain BMP dengan sengaja membiarkan bola dan memberikannya begitu saja kepada pemain Persami Maumere.
Alhasil, Persami menambah dua gol mudah tanpa kawalan hingga skor berubah menjadi 3-0.
Sisa waktu babak kedua hingga 10 menit masa perpanjangan waktu (injury time) diwarnai pemandangan tak biasa.
Para pemain BMP Flores Timur memilih duduk diam di tengah lapangan sebagai bentuk demonstrasi atas ketidakadilan yang mereka rasakan.
Sementara itu, pemain Persami hanya mengalirkan bola di area pertahanan sendiri hingga peluit panjang dibunyikan. Persami dinyatakan menang 3-0 dan melenggang ke babakfinal.
Citra Tuan Rumah Terancam Hancur dan Dibanjiri Kritik Publik
Kontroversi kepemimpinan wasit ini berdampak langsung pada reputasi Persami Maumere dan panitia penyelenggara sebagai tuan rumah.
Di media sosial dan siaran langsung (live streaming) Leadikom Sikka, ribuan warganet membanjiri kolom komentar dengan komentar miring, menuding adanya skenario tidak jujur untuk memenangkan tim tuan rumah.
Sorotan kini tertuju pada panitia penyelenggara Sertin Cup 2026 dan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sikka.
Insiden ini juga perna terjadi dilaga penyisihan grub A antara Persami Maumere vs Bintang Timur Atambua yang berakhir dengan keputusan wasit kontroversial, menyebabkan Bintang Timur Atambua memilih walkout (WO) dan kemenangan diberikan kepada Persami
Kejadian berulang yang melibatkan tim tuan rumah ini dinilai mencederai semangat sportivitas dan merusak citra sepak bola Nusa Tenggara Timur di mata publik nasional.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
