NTT-Post.com, SIKKA – Aktivitas penerbangan di Bandar Udara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, resmi dihentikan sementara pada Kamis, 23 April 2026.
Langkah ini diambil setelah otoritas bandara mendeteksi adanya sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di ruang udara serta landasan pacu.
Penutupan ini merujuk pada NOTAM nomor C0487/26 NOTAMN. Berdasarkan data pengelola bandara, sebanyak 122 calon penumpang terdampak akibat pembatalan jadwal terbang dari dan menuju Maumere.
Fazaki Samana, pengamat BMKG Maumere mengatakan, berdasarkan analisis BMKG, pergerakan angin membawa material abu vulkanik mengarah ke Barat dan Barat Laut, tepat menuju wilayah Kabupaten Sikka.
Data pengelola bandara mencatat sedikitnya 122 calon penumpang dari empat rute penerbangan terdampak akibat pembatalan ini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
