Indeks
Daerah  

Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Pastikan Kebutuhan Biosolar Subsidi di Sikka Terpenuhi

Reporter : Nivan Gomez Editor: Tim NTT Post
IMG 20251116 WA0065
Suasana pengisian BBM di SPBU 02 Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT. Foto: Joni Nura | NTT-Post.com

NTT-Post.com, MAUMERE – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biosolar subsidi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dalam kondisi aman dan mencukupi.

Kekosongan stok yang sempat dikeluhkan masyarakat di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) disebut akibat adanya penyesuaian kuota.

​”Secara umum, stok Biosolar untuk wilayah Kabupaten Sikka tersedia,” ujar Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, dalam rilisnya yang diterima NTT-Post.com Senin (17/11/25).

Ahad Rahedi mengatakan Pertamina berkomitmen menyalurkan BBM subsidi sesuai kuota yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Jika terdapat lembaga penyalur yang mengalami kekosongan, hal tersebut disebabkan adanya penyesuaian kuota karena lembaga tersebut telah menyalurkan BBM melebihi batas kuota yang telah ditentukan.” tambah dia.

​Realisasi Kuota Mendekati Batas

​Menurutnya hingga November 2025, realisasi penyaluran BBM subsidi Biosolar di Kabupaten Sikka telah mencapai angka 7.000 Kiloliter (KL). Angka ini setara dengan sekitar 88 persen dari total kuota tahun 2025.

​Pertamina saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah dan BPH Migas untuk mengupayakan penambahan kuota Biosolar bagi Kabupaten Sikka guna mengantisipasi lonjakan permintaan di akhir tahun, kata dia.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version