Selain menjamin pembelian hasil produksi masyarakat, KDMP juga berperan sebagai pemasok untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), baik melalui penyaluran langsung dari masyarakat maupun melalui koperasi sebagai penyedia utama.
Baca Juga: DPMD TTU Percepat Pendataan Lahan untuk Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih
Bupati Yosep juga mencontohkan skema pengelolaan gudang KDMP yang dinilai sangat menguntungkan koperasi dan anggotanya. Komoditas yang dibeli, seperti asam, dapat disimpan saat harga pasar tidak stabil dan baru dilepas ketika harga kembali membaik, sehingga memberikan nilai tambah dan keuntungan bagi koperasi.
“Kalau harga pasar sedang turun, barang bisa ditahan dulu di gudang. Saat harga bagus, baru dilepas. Ini keuntungan luar biasa bagi koperasi dan anggotanya,” jelasnya.
Untuk mendukung operasional, setiap KDMP akan dibekali sarana transportasi berupa dua unit truk dan satu unit kendaraan box. Seluruh fasilitas tersebut, termasuk jaminan operasional, dipastikan oleh negara.
“Semua ini dijamin oleh negara. Ini bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun ekonomi desa yang kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
