Tambah Joao Manuel Belo, mereka juga mempelajari tata kelola manajemen organisasi, sistem pengawasan, hingga pengelolaan sektor riil yang menjadi unit bisnis pendukung.
“Kami telah berkunjung ke beberapa sektor riil Kopdit Pintu Air dan belajar bagaimana tata kelolanya,” ujar Joao.
Ketua CU. Dadirah menyampaikan terima kasih ketena selama dua hari mereka telah menimba banyak ilmu dari Kopdit Pintu Air.
“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan model yang bisa kami adaptasi untuk memperkuat gerakan CU Dadirah di Timor Leste,” tutupnya.
Sementara Ketua KSP Kopdit Pintu Air Yakobus Jano menyatakan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan oleh koperasi-koperasi dari negara tetangga.
Sebelum CU. Dadirah, tercatat CU. Lanamona juga telah dua kali melakukan kunjungan serupa ke Kopdit Pintu Air.
Menurutnya, ini adalah langkah nyata dalam memperkuat gerakan koperasi di level internasional.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Ini bukan sekadar kunjungan, tapi upaya menjalin hubungan sebagai sahabat antarnegara,” ungkap Yakobus Jano.
Selama ini, CU Dadirah dan beberapa Koperasi di Timor Leste lebih banyak berinteraksi dengan kantor-kantor cabang Pintu Air yang berada di wilayah perbatasan, seperti Atambua dan Betun.
Namun, untuk kunjungan kali ini, mereka memilih datang langsung ke jantung organisasi di Kabupaten Sikka guna memahami fondasi manajemen di level pusat.
“Ke depan, hubungan ini akan terus dikelola agar gerakan koperasi kita tidak hanya kuat di Indonesia, tetapi juga di Timor Leste,” pungkas Jano.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
