Indeks

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Rumah BUMN PLN Ende Gelar Pelatihan Pewarnaan Alami Kain Tenun di Hewuli

Fasilitator Rumah BUMN Ende, Albertmagnus Say, mengatakan tujuan utama dari pelatihan ini adalah memperkenalkan kembali teknik pewarnaan alami pada kain tenun dengan memanfaatkan kekayaan alam sekitar.

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260521 WA0019 e1779360214768
Kegiatan pelatihan pewarnaan alami kain tenun untuk meningkatkan kreativitas dan daya saing UMKM yang difasilitasi Rumah BUMN Ende yang berlangsung di Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Kamis, (21/5/2026). | (Foto: HO Rumah BUMN Ende)

NTT-Post.com, SIKKA – Rumah BUMN PLN Ende berkomitmen mendorong kreativitas dan mendongkrak daya saing pelaku UMKM lokal di wilayah Flores, NTT.

Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan pelatihan pewarnaan alami kain tenun untuk meningkatkan kreativitas dan daya saing UMKM yang berlangsung di Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Kamis, (21/5/2026).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Lurah Hewuli ini diikuti dengan antusias oleh 30 pengrajin tenun yang tergabung dalam Kelompok Tenun Uli Muri.

Pelatihan ini menghadirkan instruktur berpengalaman yang merupakan pendamping tenun ikat di Kabupaten Sikka, yaitu Anselina Sidok dan Kristianus Pana.

Fasilitator Rumah BUMN Ende, Albertmagnus Say, mengatakan tujuan utama dari pelatihan ini adalah memperkenalkan kembali teknik pewarnaan alami pada kain tenun dengan memanfaatkan kekayaan alam sekitar.

Kegiatan pelatihan pewarnaan alami kain tenun untuk meningkatkan kreativitas dan daya saing UMKM yang difasilitasi Rumah BUMN Ende yang berlangsung di Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Kamis, (21/5/2026).| (Foto: HO Rumah BUMN Ende)

“Bahan-bahan yang digunakan sangat mudah ditemukan di lingkungan lokal, seperti daun-daunan, akar pohon, kulit kayu dan tumbuhan lokal lainnya,” jelas Albert.

Selain ramah lingkungan, kata Albert penggunaan pewarna alami ini diyakini mampu memberikan nilai tambah yang signifikan pada produk tenun.

Hasil kain akan memiliki ciri khas, keunikan, serta daya tarik tersendiri yang bernilai tinggi di pasar modern.

“Hasil kainya berbeda dengan pewarna toko, dan nilai jualnya akan lebih mahal,” tutur Albert.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version