Film dokumenter pendek berjudul SIE karya sineas muda asal Kabupaten Sikka, menang dalam penghargaan bergengsi di dunia perfilman Indonesia.
NTT-Post.com, MAUMERE – Yosef Levi sang sutradara dari Maumere dan Elsyn Puka sebagai produser yang berasal dari Desa Klatanlo, Flores Timur, berhasil membawa pulang Piala Citra pada gelaran Festival Film Indonesia di Jakarta pada Kamis, 20 November 2025 malam.
Film SIE yang di produksi pada tahun 2024 ini dinobatkan menjadi Film Dokumenter Pendek Terbaik, menyisihkan empat kandidat film dokumenter lainnya seperti Pendekar Daster Rombeng & Pendongen Sakti, Sadiang Harus Pulang, Satu Langkah Lagi, dan The Other Daughter.
Elsyn mengatakan, sebelumnya tidak pernah terpikirkan SIE bisa bersaing di pagelaran FFI. Kata dia, “masuk nominasi Film Dokumenter Pendek Terbaik saja kami sudah bangga sekali.”
“Saya dan Levi kemudian dapat undangan ke Jakarta untuk menghadiri pagelaran FFI dan sama sekali tidak menyangka bahwa film kami jadi pemenangnya, karena saingannya banyak dan bagus-bagus,” kata Elsyn kepada NTT-Post.com melalui panggilan WhatsApp, Jumat, 21 November 2025.
Menurutnya, penghargaan ini berkat kerja keras dan proses yang panjang dari ide-ide kecil yang ia bangun bersama Yosef Levi selama kurang lebih sepuluh tahun.
“Setiap karya yang ingin dibuat, pasti Levi berdiskusi dengan saya. Untuk film SIE prosesnya banyak dan hampir membuat kami putus asa dan menyerah,” ungkapnya.
Ia menerangkan, potongan-potongan adegan dalam SIE sebenarnya sudah dikumpulkan dari rekaman-rekaman yang Levi ambil sejak tahun 2022.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
