NTT-Post.com, SIKKA – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan atensi serius terhadap kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menimpa 13 perempuan asal Jawa Barat di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Melalui akun Instagram resminya, @dedimulyadi71, pria yang akrab disapa Kang Dedi ini memastikan para korban akan segera dipulangkan ke daerah asal dalam waktu dekat.
Dalam unggahan video yang dilansir pada, Selasa, (17/2/2026), Kang Dedi menegaskan telah menjalin komunikasi langsung dengan pihak pendamping korban, yakni Suster Fransiska Imakulata, SSpS (Suster Ika), Ketua Tim Relawan Untuk Kemanusiaan Flores (TRUK-F).
Gubernur Jabar memastikan kondisi para korban saat ini dalam keadaan baik di bawah perlindungan TRUK-F.
Ia berjanji akan memfasilitasi pemulangan belasan perempuan tersebut ke rumah masing-masing.
“Saya sudah berkomunikasi dengan Suster Ika dan dengan para korban. Dalam minggu ini, kami akan segera mengembalikan mereka ke rumah asal masing-masing,” ujar Kang Dedi secara tegas.
Meskipun proses pemulangan akan segera dilakukan, ia menekankan bahwa urusan hukum di Polres Sikka tidak akan berhenti.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
