Sementara Ketua GMNI Cabang Sikka, Wilfridus Iko mengapresiasi kinerja Propam Polres Sikka atas penanganan kasus tersebut.
“GMNI mengapresiasi kinerja Propam Polres Sikka, semoga cepat terselesaikan,” tutur Iko.
GMNI Sikka juga mendesak Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno untuk mencopot atau pecat oknum Aipda CR atas tindakannya.
“Kami mendesak Kapolres Sikka untuk bersikap tegas dengan mencopot atau memecat Oknum Aipda CR dari tugas polisinya, agar tidak ada lagi Polisi yang sama seperti Aipda CR,” tegas Iko.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini merupakan buntut dari aksi demonstrasi jilid kelima yang digelar oleh GMNI Cabang Sikka pada Kamis (21/5/2026).
Aksi yang menuntut keadilan atas kasus pembunuhan Ade Noni di Desa Rubit tersebut sempat berujung ricuh di depan gerbang Mapolres Sikka.
Dalam ketegangan yang terjadi, Stefanus Bura selaku Korlap aksi diduga mengalami tindakan represif berupa pemukulan di bagian perut berulang kali oleh Aipda CR, yang rekamannya sempat beredar luas di media sosial dan memicu kecaman keras dari berbagai elemen aktivis mahasiswa.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
