Tak hanya itu, sejumlah orang lain yang saat ini identitasnya masih didalami juga diduga ikut melakukan pelemparan batu ke arah korban.
Akibat aksi pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka robek pada pelipis kiri, benjolan di bagian belakang kepala, memar pada pinggang bagian kanan serta luka lecet di tangan.
Kasi Humas menyebut, korban sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD TC Hillers Maumere. Polisi juga telah melakukan Visum et Repertum dan mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.
“Barang bukti yang kami amankan meliputi pakaian korban dan pakaian anggota keluarga yang terkena bercak darah, serta satu buah batu yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan tersebut,” tambahnya.
Pihak kepolisian menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini, termasuk mengejar pelaku lain yang kemungkinan terlibat di lokasi kejadian.
“Kami menangani perkara ini secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku. Saat ini penyidik masih melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan pengembangan kasus,” tutup Ipda Leonardus.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
