Indeks

Preman Kampung Aniaya Kepala Sekolah di TTU, PGRI Desak Pelaku Segera Ditangkap

Kasus dugaan pengeroyokan terhadap Kepala Sekolah SMPN Oenenu di TTU oleh warga yang dikenal sebagai preman kampung menuai sorotan. Korban mengalami luka serius, sementara pelaku dilaporkan balik. PGRI mendesak polisi segera bertindak.

Reporter : Ramos Suni Editor: Ade Riberu
FotoJet 5
Terduga korban dan pelaku penganiayaan di TTU. (Foto: Istimewa)

NTT-Post.com,TTU – Kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang guru yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri Oenenu di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menuai perhatian publik. Terduga pelaku utama, Yuven Kolo, diketahui warga setempat sebagai preman kampung yang kerap membuat onar.

Peristiwa penganiayaan terjadi pada Sabtu, 18 April 2026. Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Timor Tengah Utara.

Namun, tak lama setelah laporan dibuat, Yuven Kolo justru melapor balik ke Polsek Biboki Selatan, diduga untuk memposisikan dirinya sebagai korban.

Berdasarkan keterangan warga Desa Kaubele, Yuven disebut sebagai pihak yang memulai keributan. Ia diduga melakukan pemalakan terhadap pengendara di jalan raya sebelum akhirnya terlibat dalam aksi kekerasan terhadap korban.

“Saat itu dia berkendara sembarangan dan menghadang di jalan. Pak guru sudah parkir dengan baik. Kami sudah bosan dengan sikapnya kalau mabuk,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Tak hanya berhenti di jalan, aksi kekerasan berlanjut hingga ke sebuah rumah keluarga di Oemasi, Desa Kaubele. Di lokasi tersebut, korban kembali diserang oleh Yuven bersama kelompoknya hingga mengalami luka serius dan berlumuran darah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version