Pada bulan pertama, ia akan fokus menata struktur di tingkat kabupaten serta memperkuat badan otonom (Banom) seperti Perempuan Bangsa, Gerbang Tani, dan Gemasaba.
Pada bulan kedua, pembenahan dilanjutkan di tingkat kecamatan melalui Dewan Pengurus Anak Cabang (PAC) di 24 kecamatan.
Evaluasi akan dilakukan terhadap PAC yang tidak aktif, termasuk pergantian kepengurusan secara total.
Selanjutnya, pada bulan ketiga, pembenahan dilakukan di tingkat desa dengan target pembentukan sekitar 193 pengurus ranting.
Sementara pelantikan pengurus direncanakan berlangsung secara serentak pada bulan keempat.
“Setelah itu, kita dorong pembentukan hingga tingkat anak ranting, sehingga setiap dusun memiliki pengurus PKB untuk lima tahun ke depan,” jelasnya.
Memasuki bulan kelima, pihaknya akan mempersiapkan Musyawarah Kerja Cabang guna menentukan arah politik PKB ke depan, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.
Di akhir pernyataannya, Agustinus yang juga mantan Sekretaris DPC PKB TTU periode 2021-2026 menyampaikan terima kasih kepada DPP PKB, khususnya Ketua Umum PKB yang diwakili oleh Zainul Munasichin, yang telah membuka kegiatan Muscab di Kabupaten Belu beberapa waktu lalu.
Ia berharap, melalui proses ini, PKB TTU semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
