NTT-Post.com, SIKKA – Rasa persaudaraan dan kemanusiaan ditunjukkan oleh jajaran KSP Kopdit Pintu Air Cabang Alor.
Pasca ditemukannya dua nelayan asal Sikka yang terombang-ambing selama tujuh hari di laut, manajemen dan komite Pintu Air Cabang Alor mengunjungi dan memberikan dukungan moril kepada para korban, Selasa, (3/2/2026).
Ketua Komite KSP Kopdit Pintu Air Cabang Alor, Aloysia Mete, mengungkapkan kunjungan ini merupakan inisiatif spontan yang lahir dari rasa kepedulian sesama manusia dan semangat solidaritas lembaga.
“Kemarin setelah doa pagi, saya mengajak teman-teman kantor dan manajer untuk menjenguk. Kami merasa terpanggil karena mereka adalah bagian dari masyarakat kita, apalagi kami sama-sama berasal dari Maumere,” ujar Aloysia.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pintu Air membawa bingkisan makanan dan dukungwn doa untuk kedua Anwar Mahmud (35) dan Norisius Sapa (31)
Namun, lebih dari sekadar bantuan fisik, kehadiran tim Pintu Air bertujuan untuk memulihkan kondisi psikologis korban yang sempat mengalami trauma hebat.
Aloysia menceritakan suasana haru sekaligus hangat saat kunjungan berlangsung. Tim Pintu Air menghibur kedua nelayan tersebut dengan cerita lucu hingga mereka bisa kembali tersenyum setelah melewati masa kritis di lautan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












