Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dugaan Penganiayaan Kader GMNI Sikka, Propam: Sudah Pemeriksaan Saksi, Terduga Belum Ditahan

"Belum ada penahanan. Nanti setelah kita periksa dulu semuanya, karena masih ada beberapa saksi yang mau kita periksa. Jadi, tahapan demi tahapan harus kita lalui. SOP-nya seperti itu," kata Fransiskus.

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260525 125126
Kasi Propam Polres Sikka, Fransiskus Somba Say bersama Kanit Pominal Polres Sikka. | (Foto: Nivan Gomez)

NTT-Post.com, SIKKA — Kasi Propam Polres Sikka, Fransiskus Somba Say, menegaskan bahwa penanganan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota polisi berinisial CR terhadap kader GMNI Sikka, Stefanus Bura, terus berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Saat ini, pihak Propam Polres Sikka telah menindaklanjuti laporan tersebut dan menaikkannya ke tahap Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Fransiskus Somba Say menjelaskan bahwa laporan resmi yang dilayangkan oleh pihak GMNI Sikka melalui sistem daring (barcode) ke Mabes Polri kini telah diterima dan didisposisikan ke tingkat Polres untuk ditangani lebih lanjut.

“Laporan barcode-nya sudah didisposisi. Nanti arahnya ke kita (Propam Polres Sikka), tapi saya akan tetap lanjut sampai dengan selesai,” ujar Fransiskus kepada awak media di Mapolres Sikka, Senin (26/5/2026).

IMG 20260523 WA0055
GMNI Cabang Sikka resmi melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Sikka inisial CR ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Sikka, Sabtu, (23/5/2026). | (Foto: Joni Nura)

Terkait sejauh mana penanganan kasus ini, Fransiskus mengungkapkan bahwa korban, Stefanus Bura, telah memberikan keterangan resmi kepada penyidik Propam.

Saat ini, fokus pemeriksaan beralih ke saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian saat demonstrasi jilid kelima pengawalan kasus Ade Noni berlangsung.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung