Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Gelar Aksi Penolakan Penutupan Pasar Wuring, Puluhan Pedagang Hanya Diterima 6 Anggota DPRD

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20251208 113323
Suasana ruang rapat DPRD Kabupaten Sikka, saat aksi penolakan penutupan pasar Wuring oleh aliansi pedagang kecil pasar Wuring. | (Foto: Nivan Gomez)

Meskipun massa pedagang yang datang mencapai puluhan orang, aspirasi mereka hanya diterima oleh segelintir wakil rakyat.

NTT-Post.com, SIKKA – Puluhan pedagang yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Kecil Pasar Wuring menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Sikka, Senin (8/12/2025).

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Aksi ini merupakan bentuk penolakan keras terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Sikka yang akan menutup total Pasar Wuring dan merelokasi para pedagang ke Pasar Alok.

Meskipun massa pedagang yang datang mencapai puluhan orang, aspirasi mereka hanya diterima oleh segelintir wakil rakyat.

Pantauan NTT-Post.com, para pedagang hanya diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Sikka bersama lima anggota DPRD lainnya.

Banyaknya kursi anggota dewan yang nampak kosong menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Stefanus Sumandi, memberikan penjelasan terkait minimnya jumlah anggota dewan yang hadir untuk menerima aksi tersebut.

Ia menjelaskan, keterlambatan pihak DPRD menerima massa dikarenakan adanya rapat koordinasi sebelumnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung