Meskipun massa pedagang yang datang mencapai puluhan orang, aspirasi mereka hanya diterima oleh segelintir wakil rakyat.
NTT-Post.com, SIKKA – Puluhan pedagang yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Kecil Pasar Wuring menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Sikka, Senin (8/12/2025).
Aksi ini merupakan bentuk penolakan keras terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Sikka yang akan menutup total Pasar Wuring dan merelokasi para pedagang ke Pasar Alok.
Meskipun massa pedagang yang datang mencapai puluhan orang, aspirasi mereka hanya diterima oleh segelintir wakil rakyat.
Pantauan NTT-Post.com, para pedagang hanya diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Sikka bersama lima anggota DPRD lainnya.
Banyaknya kursi anggota dewan yang nampak kosong menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Stefanus Sumandi, memberikan penjelasan terkait minimnya jumlah anggota dewan yang hadir untuk menerima aksi tersebut.
Ia menjelaskan, keterlambatan pihak DPRD menerima massa dikarenakan adanya rapat koordinasi sebelumnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












