Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

10 Pekerja Seks di Maumere Diamankan, Satu Pelajar SMA Hamil, Satu Positif HIV dan Lima Terinfeksi Sifilis

Avatar photo
Reporter : Karlo da Costa Editor: Nivan Gomez
IMG 20251119 154750
10 orang perempuan yang terlibat dalam praktik layanan seksual secara daring atau open booking (open BO) yang diamankan di Kantor Satpol-pp. (Foto: Joni Nura | NTT-Post.com)

Menanggapi hasil tersebut, Satpol PP berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak dan Perempuan serta Badan Penanggulangan HIV/AIDS untuk mendapatkan pendampingan.

“Untuk pelajar SMA yang hamil, kami melakukan koordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak dan Perempuan untuk pendampingan dan akan kita kembalikan ke orang tua,” ujar Yosef Nong.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Sementara itu, bagi yang lain, dilakukan koordinasi untuk karantina kerena harus kembali menjalani pemeriksaan lanjutan di puskesmas pada tanggal 2 Desember.

“Kita juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan HIV/AIDS untuk memberikan pendampingan, penanganan, dan obat-obatan,” ucapnya.

Satpol-pp menghimbau pemilik hotel, kos-kosan dan penginapan untuk tidak memberi ruang kepada para pekerja seks melancarkan aksinya.

Himbauan lain juga ditujukan kepada RT/RW, Lurah dan Camat untuk mengaktifkan kembali pos ronda di setiap kompleks untuk mengawasi aktivitas masyarakat pada malam hari.

“Kami mohon para RT/RW, Lurah dan Camat harus kerja ekstra untuk mengamankan wilayah mereka, kerena kejadian semacam ini semakin marak di Kota Maumere.” tutupnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung