Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Hujan Deras, Banjir Bandang Rendam Pemukiman Warga Terong dan Lamahala di Flores Timur

Luapan air dari kali yang tidak tertampung akibat sempitnya jembatan menggenangi puluhan rumah warga hingga setinggi lutut orang dewasa, bahkan menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah.

Avatar photo
Reporter : Karlo da Costa Editor: Ade Riberu
FotoJet 1 9
Banjir yang terjadi di Adonara, Kabupaten Flores Timur. (Foto: Tangkap Layar Video Warga)

Muhaimit menambahkan, banjir di wilayah tersebut kerap terjadi setiap musim hujan. Namun hingga kini belum ada penanganan serius dari pemerintah.

Dia bilang, warga telah beberapa kali menyampaikan keluhan, terutama terkait ukuran jembatan yang dinilai terlalu kecil sehingga tidak mampu menampung debit air saat hujan lebat.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Sementara itu, Camat Adonara Timur, Ariston Kolot Ola, mengaku baru menerima laporan terkait banjir tersebut setelah kembali dari Larantuka. Ia langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi lapangan dan memastikan dampak yang ditimbulkan.

“Saya tadi di Larantuka dan mendapat laporan adanya banjir di Desa Terong. Setiba dari sana saya langsung meninjau ke sini untuk melihat langsung kondiisi di lapangan,” katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihak kecamatan belum menerima laporan resmi dari pemerintah desa terkait data kerusakan.

Namun hasil peninjauan awal akan segera dilaporkan kepada Bupati Flores Timur untuk ditindaklanjuti, mengingat wilayah tersebut telah memasuki musim hujan dan berpotensi kembali terdampak banjir.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung