NTT-Post.com, SIKKA – Pihak Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRUK-F) Maumere memberikan klarifikasi tegas terkait isu liar yang beredar mengenai kaburnya salah satu pekerja Lady Companion (LC) dari shelter (rumah aman) milik mereka.
Kepala TRUK-F Suster Fransiska Imakulata SSpS menegaskan bahwa pekerja tersebut tidak melarikan diri, melainkan pulang atas permintaan sendiri karena alasan keluarga.
Suster Ika membantah keras narasi “kabur” yang mulai beredar di masyarakat dan grup-grup media sosial.
Menurutnya, kepergian satu orang tersebut dilakukan secara prosedural dan telah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.
“Bukan lari. Siapa yang bilang lari? Dia memang minta pulang untuk urusan keluarga yang mendesak,” ujar Suster Ika saat di konfirmasi melalui sambung telepon, Jumat, (13/2/2026).
Kepergian satu orang pekerja tersebut juga telah diketahui oleh aparat penegak hukum. Suster Ika menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Sikka dan mendapat izin untuk kepulangan LC itu.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Kasat Reskrim dan teman-teman di Polres Sikka dan mendapatkan izin,” tambah Suster.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
