Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Ketua DPRD Sikka Tekankan Skala Prioritas dan Integrasi Lintas Sektor dalam Musrenbang RKPD 2027

"Perencanaan APBD harus realistis dan berbasis kebutuhan rakyat, bukan sekadar rutinitas. Fokus kita harus pada sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, dan perikanan yang berdampak langsung pada kesejahteraan," tegas politisi Sikka tersebut.

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
Stef Sumandi Ketua DPRD Sikka
Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Stefanus Sumandi. | (Foto: Dok. Istimewa)

Empat Poin Arahan DPRD Sikka

Dalam forum tersebut, DPRD Sikka menekankan empat poin utama yang harus termuat dalam dokumen perencanaan 2027.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Pertama Reformasi Birokrasi. Hal ini menurut DPRD dirasa perlu untuk menciptakan pelayanan publik yang responsif, inovatif, dan bersih dari korupsi.

“Kedua Sistem Terintegrasi (Cross-Cutting) yang fokus pada penanganan masalah seperti stunting tidak boleh dilakukan secara terisolasi (silo), melainkan harus melibatkan sinergi antar-dinas (Kesehatan, PU, Ketahanan Pangan, dan Desa),” sebut Ketua DPRD.

Ketiga, lanjut Stef keberlanjutan pembangunan yang harus selaras dengan visi “Sikka Lestari Hijau” yang memitigasi perubahan iklim.

“Dan terakhir Optimalisasi SIPD. Seluruh aspirasi masyarakat dari tingkat desa harus diinput secara benar ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) demi transparansi,” jelasnya.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD juga berkomitmen mengawal setiap rupiah APBD agar tepat sasaran.

Stef menjelaskan bahwa DPRD akan menyusun Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) sebagai instrumen untuk menyerap aspirasi masyarakat yang belum terakomodir dalam musrenbang teknokratis.

“Kami tidak ingin Musrenbang ini hanya menjadi formalitas tahunan. Hasil dari forum ini harus mampu meminimalisir ketidakpastian dan ketidakpuasan masyarakat,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Stefanus mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menuju “Maumere Baru” yang lebih baik.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sikka, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, akademisi, serta perwakilan organisasi masyarakat.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung