Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Lagi, Pemkab Sikka Gandeng Pihak Ketiga Kelola Aset Publik: Strategi PAD atau Ketidakmampuan Daerah?

"Parkir juga pihak ketiga, ini lagi tempat bersejarah juga pihak ketiga. Memangnya Pemerintah tidak mampu kelola sendiri? Semua diserahkan ke pihak ketiga," tutur seorang warga kesal. 

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
FB IMG 1778632098390 800x358 1
Pemkab Sikka sepenuhnya lepas tangan atas pengelolaan Taman Kota Monumen Tsunami Maumere dengan menyerahkan pengelolaan kepada PT FTF Globalindo melalui skema kerja sama investasi jangka panjang selama 25 tahun. | (Foto: Dok istimewa)

NTT-Post.com, SIKKA – Pemerintah Kabupaten Sikka kembali menyerahkan pengelolaan aset publik untuk meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD) dengan menggandeng perusahaan swasta.

Setelah sebelumnya tak mampu mengelola parkir dengan baik di area Kota Maumere untuk meningkatkan PAD dan menyerahkan hal tersebut ke pihak ketiga dengan penerapan e-retribusi parkir digital, kini Pemerintah Kabupaten Sikka melakukan hal yang sama untuk pengelolaan Taman Kota Monumen Tsunami Maumere.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Pemkab Sikka sepenuhnya lepas tangan atas pengelolaan Taman Kota Monumen Tsunami Maumere dengan menyerahkan pengelolaan kepada PT FTF Globalindo melalui skema kerja sama investasi jangka panjang selama 25 tahun.

Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemkab Sikka dan PT FTF Globalindo yang berlangsung di Ruang Rapat Iligai Kantor Bupati Sikka, Selasa (12/5/2026).

Langkah ini memunculkan sorotan terkait kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola sendiri aset strategis daerah untuk mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya menyoroti langkah pemerintah yang harus kembali menggandeng pihak swasta untuk melakukan revitalisasi sekaligus pengelolaan kawasan publik yang memiliki nilai sejarah tersebut.

“Parkir juga pihak ketiga, ini lagi tempat bersejarah juga pihak ketiga. Memangnya Pemerintah tidak mampu kelola sendiri? Semua diserahkan ke pihak ketiga,” tutur seorang warga kesal.

Kendati demikian Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, mengatakan pengelolaan E-parkir dan Monumen Tsunami adalah untuk peningkatan PAD.

“Terkait rencana pengembangan pengelolaan Taman Kota Monumen Tsunami Maumere oleh PT FTF Globalindo, saya mendukung setelah melihat dengan cermat tujuan, visi dan misi yang merupakan arah terhadap peningkatan pendapatan asli daerah,” ujar Bupati Sikka dalam arahannya saat melaunching sistem E-parkir, Rabu , (13/5/2026).

IMG 20260512 121008
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago. | (Foto: Nivan Gomez)

Bupati Juventus berharap kerrja sama dengan pihak ketiga bisa dikelola dengan baik, kerena semua pada akhirnya manfaatnya untuk masyarakat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung