“Sebagai prajurit harus menjaga satu kesatuan dan menjadi satu kesatuan. Karena kesatuan itulah jubah kalian sebagai prajurit,” tegas Menhan dalam pidatonya.
Ia juga mengingatkan bahwa kehormatan merupakan nilai utama yang harus dijaga sepanjang masa pengabdian.
Menurutnya, perjalanan karier seorang prajurit masih sangat panjang dan martabatnya harus dipupuk sejak dini.
Lebih lanjut, Menhan memberikan instruksi khusus agar TNI senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat, khususnya warga di wilayah perbatasan. Ia melarang keras adanya tindakan yang dapat melukai hati rakyat.
“Kehormatanmu di mata rakyat harus dijaga. Tidak boleh menodai atau melukai rakyat. Justru rakyat harus percaya kepada kamu,” ungkap Menhan.
Menutup arahannya, Menhan menegaskan bahwa prajurit TNI tidak boleh eksklusif atau menjaga jarak dengan masyarakat. Sebaliknya, TNI harus hadir sebagai solusi bagi kesulitan yang dihadapi rakyat di lapangan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












