“Sayangnya, saat kembali ke lokasi, nyawa MM sudah tidak tertolong,” tutur Kasi Humas.
Dia menyebut, setelah mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Alok dan Tim Identifikasi Polres Sikka yang dipimpin oleh KBO Reskrim Iptu I Nyoman Ariasa segera meluncur ke lokasi kejadian.
“Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke rumah duka di Dusun Magendero,” ucapnya.
Menurut Kasi Humas, pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini murni sebagai musibah dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi telah ditandatangani oleh keluarga korban sebagai bentuk keikhlasan atas kepergian MM.
Saat ini, jenazah korban disemayamkan di rumah duka untuk proses pemakaman secara tradisi keluarga.
Menyikapi kejadian tragis ini, Polres Sikka mengeluarkan himbauan tegas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sikka.
“Masyarakat diminta ekstra hati-hati terhadap kondisi hujan dan angin kencang saat beraktivitas. Hindari atau batasi aktivitas di luar ruangan, terutama yang berhubungan dengan instalasi listrik, sesaat setelah hujan atau selama cuaca buruk berlangsung,” tutupnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
