Untuk mempercepat penyaluran, kata dia saat ini dilaksanakan alih suplai dari Terminal BBM Maumere untuk mendukung distribusi dari supply point Terminal BBM Reo.
“Dengan adanya mitigasi ini diharapkan dapat lebih mempercepat proses distribusi dan keadaan semakin membaik menuju distribusi normal,” ujar Ahad.
Lanjutnya, pertamina juga memperketat prioritas pengisian kepada konsumen kendaraan dan meminimalisir pengisian ke konsumen non-kendaraan.
“Langkah ini dilakukan untuk memitigasi adanya pengepul yang mengambil kesempatan menjual kembali BBM dengan harga tinggi.” pungkasnya.
Ahad Rahedi berharap dengan adanya alih suplai dan pengawasan yang ketat, proses distribusi dapat kembali normal secepatnya, sehingga kebutuhan BBM masyarakat Manggarai dapat terpenuhui.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












