Indeks
Daerah  

Sasar Pekerja Informal di Sikka, Dengan Iuran Rp8.400 Bisa Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Melalui program relaksasi iuran, pekerja informal seperti tukang ojek, petani, nelayan, pedagang pasar dan pekerja mandiri lainnya cukup membayar Rp8.400 per bulan untuk mendapatkan perlindungan penuh

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260402 WA0010
BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. | (Foto: HO BPJS Ketenagakerjaan)

NTT-Post.com, SIKKA – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, kembali menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat kecil, khususnya para pekerja di sektor informal.

Melalui program relaksasi iuran, pekerja informal seperti tukang ojek, petani, nelayan, pedagang pasar dan pekerja mandiri lainnya cukup membayar Rp8.400 per bulan untuk mendapatkan perlindungan penuh.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Maumere, Ade Aryan Manala Tandi, Pemerintah Mengambil langkah ini untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat di Kabupaten Sikka yang memiliki risiko kerja tinggi namun seringkali terkendala masalah biaya dalam mengakses jaminan sosial.

“Dengan harga yang sangat terjangkau, diharapkan tidak ada lagi alasan bagi pekerja informal di pelosok Maumere untuk tidak terlindungi,” jelasnya.

Ade juga mengatakan, program diskon iuran ini dijadwalkan berlangsung mulai April hingga Desember 2026.

“Masa berlaku yang cukup panjang ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Nian Tana Sikka untuk mendaftarkan diri maupun anggota keluarganya,” tutur Ade.

Meski iuran dipotong setengah harga, manfaat yang diterima peserta tetap utuh tanpa ada pengurangan.

Kata Ade, peserta mendapatkan perlindungan aminan Kecelakaan Kerja (JKK) berupa biaya pengobatan tanpa batas (unlimited) sesuai kebutuhan medis, serta Jaminan Kematian (JKM) dengan total santunan mencapai Rp42 juta.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version