Indeks
Daerah  

Dinilai Kinerja Buruk, Spanduk Bupati Terburuk Segel Kantor Bupati Sikka

Spanduk bertuliskan "Bupati Terburuk, Konten Kreator" digantung di lantai dua kantor Bupati, tepatnya diatas meja lobby kantor Bupati Sikka. 

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260401 154248
Cipayung Plus Kabupaten Sikka segel kantor Bupati Sikka. | (Foto: Nivan Gomez)

“Sikka lagi tidak baik-baik saja. Sikka lagi berduka karena menghadirkan pemimpin dengan gagasan ‘Maumere Baru’, tapi hari ini tidak ada langkah konkret dan solusi jelas untuk membangun Sikka,” ujar Ketua GMNI Sikka

Usai menyegel kantor Bupati Sikka, massa aksi sempat mendatangi Rumah Jabatan (Rujab) Bupati untuk mengundang orang nomor satu di Sikka tersebut berdialog secara terbuka, namun upaya tersebut nihil karena Bupati sedang berada di luar daerah.

Ketua GMNI Sikka menyatakan bahwa segel tersebut tidak akan dibuka hingga mereka kembali melakukan aksi jilid kedua dengan massa yang lebih besar.

Tuntutan dan Rekomendasi Mahasiswa

Cipayung Plus mendesak pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan sejumlah persoalan krusial.

“Kami menuntut percepatan pembangunan jalan dan rumah layak huni bagi warga. Segera menuntaskan janji penyelesaian konflik agraria di wilayah Nangahale,” jelas Ketua GMNI.

Cipayung Plus juga mendesak, lanjut Ketua GMNI, Bupati Sikka harus melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Pratama Doreng yang hingga kini terbengkalai sesuai janji kampanyenya.

“Kami hadir sebagai mitra kritis pemerintah. Kami memberikan rekomendasi berdasarkan hasil advokasi kami untuk kepentingan masyarakat yang belum diakomodir,” tegas Ketua GMNI Sikka.

Massa mengancam akan kembali turun ke jalan setelah hari raya Paskah jika tidak ada respons nyata dari pemerintah daerah terkait tuntutan yang telah disampaikan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version