NTT-Post.com, NAGAKEO – Suara kritis masyarakat terhadap proyek infrastruktur di Kabupaten Nagekeo kini berubah menjadi apresiasi.
Yanuarius Tenda, salah satu warga Desa Ngera yang sebelumnya vokal mengkritik kualitas pengerjaan jalan ruas Mauponggo-Ngera-Pu’uwala, kini secara terbuka menyatakan kepuasannya atas hasil akhir pekerjaan aspal hotmix oleh CV Ratu Orzora.
Perubahan sikap ini terjadi setelah Yanuarius melihat langsung proses penyelesaian pekerjaan di lapangan yang tetap berjalan maksimal meski dihantam cuaca ekstrem.
Yanuarius menyebut keretakan yang sempat ia keluhkan sebelumnya terjadi saat proses pengerjaan masih berlangsung.
Menurutnya, kondisi geografis Desa Ngera yang memiliki banyak titik mata air menjadi tantangan berat saat musim penghujan.
“Kasihan kontraktornya, mereka bekerja di musim hujan. Sudah beberapa kali mereka perbaiki dan mengganti agregat, tapi kalau tiba-tiba hujan turun, aspal pecah lagi karena mata air muncul di badan jalan,” ujar Yanuarius saat ditemui wartawan di lokasi proyek, Kamis (19/3/2026).
Setelah melihat hasil akhir pemadatan dan pengaspalan yang dilakukan secara berlapis, ia mengaku kualitasnya kini sangat memuaskan.
“Hasil pekerjaan hotmix-nya cukup bagus dan nyaman bagi kami pengguna jalan,” tambahnya.
Yanuarius juga menyayangkan adanya pihak-pihak yang menyebarkan informasi tidak akurat saat pekerjaan masih dalam tahap konstruksi.
Ia mengungkapkan bahwa sempat ada oknum yang menemuinya untuk menanyakan kerusakan jalan, padahal saat itu pihak kontraktor sedang berjibaku menyelesaikan pengaspalan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
