GMNI Sikka juga menulis 4 tuntutan yang harus segera dijawab oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sikka dalam flayer mereka.
Pertama, mendesak aparat penegak hukum untuk segera meningkatkan status perkara dugaan korupsi Perumda Wairpuan ke tahap penyidikan tanpa alasan yang dibuat-buat.
Kedua, menuntut keterbukaan penuh kepada publik melalui penyampaian SP2HP secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas.
“Mengecam segala bentuk pembiaran, ketidak seriusan dan praktik-praktik yang berpotensi jacdo profesionalitas, independensi, dan integritas bukan kepentingan kekuasaan,” Isi tuntutan ketiga.
Keempat, menyatakan kesiapan GMNI Cabang Sikka untuk mengawal, mengkritisi dan melakukan aksi apabila tidak ada perkembangan signifikan dalam waktu dekat.
Berbeda dengan Tim 9, rute aksi GMNI cabang Sikka dimulai dari sekretariat GMNI, menuju Kantor PDAM Sikka, dan titik akhir di kejaksaan Negeri Sikka.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi belum mulai bergerak dari masing-masing titik awal untuk memulai aksi***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
