“Kami datang memberikan dukungan moril, mengajak mereka cerita-cerita lucu sampai mereka tertawa. Ini penting agar mereka tidak terus terbayang kejadian di laut. Mereka sempat berpikir tidak akan hidup lagi, tapi ini murni mukjizat Tuhan,” tambahnya.
Ketua Komite Kopdit Pintu Air Cabang Alor berkata, kondisi kesehatan kedua nelayan mulai menunjukkan perkembangan positif.
Anwar Mahmud, yang sebelumnya dilaporkan sangat lemah karena gangguan lambung dan dehidrasi berat, kini mulai terlihat lebih segar.
“Tadi Noris bilang, kalau mereka terlambat ditemukan dua atau tiga hari lagi, mungkin Anwar sudah tidak tertolong karena kondisinya sangat lemas. Tapi puji Tuhan, tadi Anwar sudah terlihat segar, bahkan sudah bisa gunting rambut,” jelas Aloysia.
Meskipun belum dipastikan apakah kedua nelayan tersebut merupakan anggota koperasi atau bukan, Aloysia menegaskan bahwa solidaritas Pintu Air tidak terbatas pada administrasi keanggotaan.
“Intinya kita mendukung sebagai sesama manusia. Ini sesuai dengan moto Pintu Air untuk melayani dengan semangat solidaritas. Yang utama adalah mereka selamat dan merasa dikuatkan,” pungkasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
