Terkait pemenuhan hak-hak sebagai anggota, Jano menekankan bahwa hal tersebut nantinya akan disesuaikan dan ditinjau kembali berdasarkan riwayat keaktifan mereka masing-masing.
Untuk memastikan program Bimtek dan penataan kembali keanggotaan ini berjalan optimal, pihak Kantor Pusat menurunkan tim yang melibatkan tiga unsur pimpinan di setiap area, yaitu Pengurus, Top Manajer Area dan Manajer Area.
Jelas Jano, ketiga unsur manajemen ini memegang tanggung jawab penuh untuk melakukan pemutakhiran (upgrade) pengetahuan dan sistem pengelolaan di wilayah tugas masing-masing.
Salah satu wilayah yang terpantau tengah gencar melaksanakan evaluasi ini adalah area luar NTT yang dilaksanakan di Cabang Palangkaraya, provinsi Kalimantan Tengah.
Top Management Area Luar NTT, Abdul Rahman Nau menjelaskan bahwa agenda utama dari bimtek ini adalah mengevaluasi hasil kerja komite berdasarkan jobdesk yang telah diberikan.
Evaluasi difokuskan pada tiga target indikator kunci keberhasilan lembaga, yaitu pertumbuhan anggota baru, keaktifan anggota danpendapatan bunga.
“Kita mau pastikan adanya penambahan jumlah anggota secara konsisten dari waktu ke waktu, mendorong pertumbuhan jumlah anggota aktif di setiap titik unit kelompok setiap bulannya, serta mengoptimalkan pengembalian atau pendapatan bunga dari piutang dan pinjaman yang telah disalurkan kepada anggota,” jelas Abdul.
Selain ketiga poin utama tersebut, pencapaian Sisa Hasil Usaha (SHU) juga menjadi target penting yang ikut dievaluasi dalam pertemuan ini.
Melalui bimbingan teknis yang digelar serentak ini para komite di unit kelompok diharapkan semakin matang dalam menjabarkan tugas dan fungsinya, sehingga pelayanan kepada anggota Kopdit Pintu Air di seluruh Indonesia menjadi lebih optimal, akuntabel, dan berdampak pada kesejahteraan bersama.
Untuk Cabang Palangkaraya sendiri, menurut Abdul saat ini menaungi kurang lebih 11 KCP serta 12 komite unit titik kumpul dan kelompok.
Berdasarkan data per April, Cabang Palangkaraya mencatatkan performa yang cukup solid dengan total anggota mencapai 2.940 orang, total aset kurang lebih Rp27 Miliar, serta perputaran omset sebesar Rp14 Miliar.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












