Indeks

Cegah Penyakit Menular, KPA Sikka Dorong Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh bagi Pasangan Pra-Nikah

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20251127 181222
Sekretaris KPA (Kanan) dan Wakil Bupati Sikka (Kiri) saat konferensi pers di Kantor Bupati Sikka. | (Foto: Nivan Gomez)

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi penyakit seperti HIV, sifilis, atau Hepatitis B, pasangan dapat segera mengambil tindakan pengobatan dan konseling yang tepat

NTT-Post.com, SIKKA – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mendesak setiap pasangan yang akan melangsungkan pernikahan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Sikka , Yohanes Siga mengatakan langkah proaktif ini ditekankan sebagai upaya ganda, menekan angka penularan penyakit menular seksual, termasuk HIV/AIDS dan sifilis, sekaligus menjadi fondasi untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan rumah tangga yang baru dibangun.

Tujuannya adalah memastikan calon mempelai mengetahui status kesehatan masing-masing sebelum mengikat janji suci.

“Aspek terpenting dari pemeriksaan ini adalah keterbukaan dan pencegahan konflik. Kami telah mencatat kasus di mana keretakan rumah tangga terjadi di awal pernikahan karena salah satu pihak baru mengetahui memiliki penyakit menular setelah menikah. Hal ini sering memicu kecurigaan, rasa tidak percaya, dan bahkan perceraian,” ujar Yohanes Siga.

Dia melanjutkan, KPA Sikka mendorong agar proses pemeriksaan dilakukan secara sukarela, rahasia, dan terpadu.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi penyakit seperti HIV, sifilis, atau Hepatitis B, pasangan dapat segera mengambil tindakan pengobatan dan konseling yang tepat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version