Indeks

Bantah Lakukan Pembiaran, Kapolsek Bola Sebut Penjudi Bubar Saat Dirinya Tiba di Lokasi

"Sampai di pasar, dengan jarak sekitar 50 meter, orang pemain judi itu lihat saya, mereka bubar semua. Siapa-siapa saya tidak tahu orangnya," ujar Iptu Made.

Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
Mako Polres Sikka. | (Foto: NTT-Post)

Iptu Made juga menambahkan bahwa dirinya tidak melihat secara langsung isi tas tersebut maupun adanya alat judi dadu di lokasi saat itu.

Iptu Made membantah keras jika dikatakan tutup mata. Setelah para penjudi bubar, ia mengaku tetap turun dari motor dan memberikan imbauan tegas kepada warga di pasar.

“Saya berikan pengarahan di pasar itu, ‘Bapak-bapak, dilarang main di sini. Ini bukan tempat berjudi, ini tempat jualan. Bubar saja,’” terangnya.

Jalani Interogasi di Propam

Buntut dari laporan tersebut, Iptu Made Sumanta mengonfirmasi bahwa dirinya telah memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan di hadapan petugas Propam.

Proses interogasi berlangsung pada sore hingga malam hari selama kurang lebih setengah jam.

“Saya belum diperiksa (secara resmi), saya baru kemarin diinterogasi saja di Propam,” tutupnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version