NTT-Post.com, NAGAKEO – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) secara tegas membantah pemberitaan terkait rusaknya proyek preservasi jalan ruas Mauponggo-Ngera-Pu’uwala di Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo.
BPJN menyatakan bahwa informasi yang menyebut pekerjaan CV Ratu Orzora tersebut rusak adalah berita bohong atau hoaks.
Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Preservasi Jalan dan Jembatan BPJN NTT, Rofinus Ngilo, didampingi Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Weli Sugu Djawa, saat meninjau langsung lokasi pekerjaan di Desa Ngera pada Kamis (19/3/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, Rofinus meneliti dengan saksama seluruh item pekerjaan yang telah rampung 100 persen.
Ia menyoroti titik-titik yang sebelumnya diberitakan rusak oleh salah satu stasiun televisi swasta dan media daring.

Namun, setelah pengecekan fisik, tim tidak menemukan adanya kerusakan aspal hotmix sebagaimana yang dikabarkan.
“Kami telah menurunkan tim untuk memeriksa kondisi jalan, dan ternyata apa yang diberitakan itu tidak benar. Tidak sesuai dengan fakta sebenarnya di lapangan,” tegas Rofinus di sela-sela pemantauan.
Rofinus menjelaskan bahwa yang terjadi sebenarnya adalah proses perbaikan rutin oleh rekanan sebelum dilakukan penyerahan pertama atau Provisional Hand Over (PHO).
Ia memuji itikad baik CV Ratu Orzora yang bertanggung jawab menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan standar yang ditetapkan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












