Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

BPJN NTT Pastikan Kabar Kerusakan Jalan Mauponggo-Ngera-Pu’uwala Adalah Hoaks

"Kami telah menurunkan tim untuk memeriksa kondisi jalan, dan ternyata apa yang diberitakan itu tidak benar. Tidak sesuai dengan fakta sebenarnya di lapangan," tegas Rofinus di sela-sela pemantauan.

Avatar photo
Reporter : Varlo da Costa Editor: Nivan Gomez
IMG 20260324 WA0017
Proyek preservasi jalan ruas Mauponggo-Ngera-Pu’uwala di Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo. | (Foto: Dok. Istimewa)

Selain itu, Rofinus mengoreksi informasi mengenai nilai kontrak dan lini masa proyek. Nilai Kontrak Rp 9 Miliar (bukan Rp 18 Miliar seperti yang beredar).

Selanjutnya masa kontrak, pekerjaan dimulai 29 November 2026 hingga 31 Desember 2026. Dan masa pemeliharaan dimulai Maret 2026 hingga Maret 2027 dengan jaminan pemeliharaan sebesar 5% dari nilai kontrak.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

“Jika berita menyebutkan jalan rusak satu bulan setelah selesai, padahal saat itu kontraktor masih bekerja dan belum PHO, lalu rusaknya di mana? Ini jelas informasi yang tidak berdasar,” tambahnya.

Senada dengan pihak BPJN, Yanuarius Tenda, warga Desa Ngera yang sebelumnya sempat mengkritik pekerjaan tersebut, kini berbalik memberikan dukungan.

Ia mengklarifikasi bahwa keretakan aspal di beberapa titik terjadi saat proses pengerjaan akibat faktor alam, yakni curah hujan dengan intensitas tinggi.

“Di Kampung Ngera, kalau musim hujan mata air muncul di mana-mana yang membuat jalan berlumpur. Kontraktor sudah beberapa kali memperbaiki dan mengganti agregat. Hasil akhir hotmix-nya sekarang cukup bagus dan memuaskan,” ungkap Yanuarius.

Ia juga menyayangkan adanya oknum wartawan yang datang saat proses pengerjaan masih berlangsung dan menyimpulkan hasil pekerjaan sebagai kerusakan permanen.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pemadatan jalan masih berlangsung menggunakan tandem roller dan asphalt finisher.

Material aspal panas (hotmix) dihamparkan secara merata dengan struktur lapisan yang terlihat kokoh.

Para pengguna jalan kini dapat melintasi jalur tersebut dengan nyaman meskipun di tengah musim penghujan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung